Desain & penggunaan

Menyusun Struktur Sitemap dan Navigasi Website

Sitemap awal sering hanya menyalin daftar halaman kompetitor. Pendekatan lebih berguna dimulai dari pertanyaan pelanggan dan keputusan yang didukungnya. Website Developer Jakarta dapat merancang navigasi sesuai penawaran bisnis tanpa menyalin bagan organisasi internal perusahaan.

Oleh Web Developer JakartaDisiapkan 21 Oktober 20262 menit baca
Catatan proyek dan kertas perencanaan tersusun pada papan.
Catatan proyek dan kertas perencanaan tersusun pada papan. Foto: Tima Miroshnichenko / Pexels. Foto stok sebagai ilustrasi.
Isi artikel
  1. Kelompokkan menurut tugas yang dikenal
  2. Tentukan alasan halaman terpisah
  3. Rancang hubungan di luar menu
  4. Contoh skenario bisnis
  5. Checklist praktis
  6. Pertanyaan tentang topik ini

JAWABAN SINGKAT

Sitemap informasi mengelompokkan konten berdasarkan kebutuhan pengunjung serta hubungan antarlaman. Ini alat perencanaan navigasi, berbeda dari sitemap XML yang mencatat URL untuk mesin pencari.

Kelompokkan menurut tugas yang dikenal

Kumpulkan tema inquiry nyata dan susun menjadi kelompok yang dipahami. Pelanggan mungkin mengenali instalasi atau maintenance, tetapi tidak memahami singkatan departemen. Pilih label yang berguna sebelum pengunjung mempelajari struktur perusahaan.

Tentukan alasan halaman terpisah

Buat halaman jika memiliki tujuan berbeda dan informasi bermanfaat yang cukup. Hindari halaman yang hanya mengganti lokasi atau mengulang deskripsi. Jika dua halaman sulit dijelaskan perbedaannya, pertimbangkan menggabungkannya.

Rancang hubungan di luar menu

Tidak semua hubungan penting harus masuk navigasi utama. Halaman layanan dapat mengarah ke proyek, artikel menjelaskan istilah, dan produk menuju inquiry. Petakan hubungan tersebut agar pengunjung tidak harus kembali ke beranda setiap kali melanjutkan pencarian informasi.

Contoh skenario bisnis

Bisnis yang melayani pengadaan perusahaan sekaligus pemilik rumah mungkin berbagi profil perusahaan, tetapi memerlukan penjelasan layanan berbeda. Sitemap dapat menunjukkan jalurnya dengan jelas sambil mempertahankan kontak serta informasi merek yang konsisten.

Checklist praktis

  • Kumpulkan pertanyaan pelanggan berulang.
  • Pilih label yang dipahami pengunjung.
  • Tetapkan tujuan setiap halaman.
  • Petakan tautan kontekstual bermanfaat.

Pertanyaan tentang topik ini

Berapa jumlah menu yang sebaiknya digunakan?

Gunakan jumlah yang membuat pilihan penting mudah dipahami. Uji label serta pengelompokan, bukan memaksakan angka tertentu.

Apakah sama dengan sitemap.xml?

Berbeda. Sitemap informasi merencanakan hubungan konten, sedangkan sitemap XML mencatat URL pilihan untuk penemuan mesin pencari.

Rencanakan langkah website berikutnya.

Diskusikan bisnis, alur pengunjung, dan kebutuhan pekerjaan bersama Web Developer Jakarta. Brief singkat membantu memulai pembahasan yang lebih terarah.

Diskusikan Website Anda ↗
← Semua artikel